Pengajuan Hibah dan Bansos Bakal Online

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Proses pengajuan dana hibah dan bantuan sosial (bansos) di Pemprov Kaltara ke depan bakal dilakukan secara online. Saat ini, Pemprov melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) sedang mempersiapkan penggunaan teknologi informasi tersebut agar pengajuan dan pertanggungjawaban dana hibah dan bansos bisa dilakukan online.

Kepala Biro Kesra Setprov Kaltara Rohadi menjelaskan, timnya sedang menyiapkan aplikasi khusus untuk merealisasikan hal itu. Penerapan aplikasi itu kemungkinan baru bisa dilakukan pada 2019 mendatang.

Nantinya, kata Rohadi, aplikasi yang dibuat untuk pengajuan dana hibah dan bansos akan seperti sistem lelang. Dimana dalam pengajuannya diberi batasan waktu tertentu. Sesuai aturan, pengajuan proposal hibah dan bansos tidak boleh lewat dari masa penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang harus diselesaikan pada akhir Juni.

“Jadi, dalam aplikasi itu nanti diberi batas waktu akses pengajuan proposal seperti cara manual,” tutur Rohadi kepada Bulungan Post, Kamis (15/3) lalu.

Dia menjelaskan, melalui aplikasi, berkas yang menjadi syarat pengajuan dana hibah dan bansos hanya perlu diunggah secara online. Ini agar masyarakat, organisasi masyarakat, yayasan dan lainnya, bisa lebih dimudahkan dalam melakukan pengajuannya. Terutama, untuk mereka yang jaraknya cukup jauh dengan pusat pemerintahan. Sehingga, tidak perlu bolak-balik mengurus kelengkapan berkas jika ada yang kurang.

“Jadi, semata untuk mempercepat dan memudahkan pengurusan. Kasihan masyarakat di daerah jauh datang ke sini. Biayanya perjalanan mahal. Ya, syukur kalau dapat bantuan,” terangnya.

Meski begitu, proses verifikasi berkas tetap dilakukan secara faktual ke lapangan untuk melihat validitas pengusulan hibah dan bansos.

Dengan aplikasi pengajuan hibah dan bansos ini, nantinya juga bisa untuk mengantisipasi pengajuan dari pemohon yang mendekati batas akhir. Sebab, kata dia, biasanya masih ada saja pemohon yang mengajukan hibah dan bansos tidak sesuai dengan waktu yang ditentukan. Padahal, penentuan pemberian hibah dan bansos bersamaan dengan penyusunan APBD.

Selain pengajuan, laporan pertanggungjawaban penggunaan dana hibah dan bansos juga bakal dilakukan secara online. Aplikasinya nantinya juga akan ada termin layaknya proses lelang.

“Supaya itu jadi safety pemerintah bahwa ormas, yayasan atau pihak ini dapat uang bantuan pemerintah. Dan, benar bahwa antara laporan dan faktanya memang sesuai,” jelasnya. (rus/fen)

Sumber : http://bulungan.prokal.co/read/news/11996-pengajuan-hibah-dan-bansos-bakal-online.html

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.